Jangan Jadi Blogger Nyebelin

Well, sebenarnya tulisan ini sudah siap dari semalam (19/6) saat nunggu suami tarawih sudah saya susun sedemikian rupa sehingga (insyaAllah) enak dibaca, nggak bikin iritasi mata, dan tentunya semoga bermanfaat. Namun, baru bisa muncul di blog karena saya terkendala belum menemukan judul, semoga judulnya ‘klik’ dengan isi tulisan yang  sudah saya rapikan. 😀

13445379_998422840206334_5613665139417195702_n

Sedikit intro dulu ya 🙂
Tulisan ini saya tulis sesudah purna memenuhi undangan dari Mbak Wawa, Founder BloggerCrony Community, dalam rangka  #BloggerHangout yang merupakan acara rutin dari BloggerCrony Community. Tujuan diadakannya #BloggerHangout ini adalah untuk meningkatkan kualitas teman-teman blogger yang dinaungi oleh BloggerCrony. #BloggerHangout (19/6) kemarin adalah acara yang keempat dan pertama kali diadakan di Community Coffee Bintaro ditambah dengan konsep yang berbeda dari acara #BloggerHangout sebelumnya yang selalu diadakan di SCTV Tower dengan konsep potluck. Dari segi jumlah peserta, #BloggerHangout yang keempat pesertanya lebih banyak daripada sebelumnya. Spesial lagi, #BloggerHangout diadakan tepat di Bulan Ramadlan serta didukung oleh Toska PR dan Momeira Apparel.

Tema yang diangkat dalam acara kemarin adalah “Kepribadian Yang Mendukung Personal Branding” khususnya untuk para blogger dan seberapa penting personal branding bagi para blogger. Menarik bukan?

Karakter atau kepribadian (personality) seseorang itu layaknya sebuah ‘aura’ yang terpancar dari dalam diri. Karakter sebenarnya sudah ada dalam diri setiap orang dengan kadar yang berbeda. Oleh karena itu, setiap orang memiliki effort yang berbeda dalam usaha menguatkan karakter yang nantinya akan menjadi ciri khasnya atau sesuatu yang spesial maupun kesan yang akan diingat oleh orang yang pernah mengenalnya. Karakter yang sudah kita miliki adalah bagian dari brand. Menggambarkan siapa diri kita. Brand itu berupa keahlian, kemampuan, keterampilan, keunggulan yang ada pada diri kita dalam bidang yang kita tekuni.

Dari sana akan terlihat bahwa branitu harus dibangun yang artinya harus ada effort yang besar yang harus dikeluarkan, termasuk dalam membangun personal brand bagi diri kita. Modal utama dan pertama yang harus dimiliki dalam rangka membangun  personal brand adalah harus memiliki attitude yang baik serta  positive-thinking. Selanjutnya, Mbak Atiek menambahkan 3 tips cara membangun personal brand yaitu,

  1.  One Word
    Caranya adalah sejenak kita tutup mata, pikirkan, renungkan lalu putuskan satu kata sifat yang benar-benar mewakili diri kita. Misal, kalau saya kemarin ditanya kata sifat yang ada dalam benak saya adalah cerdas. Cerdas dalam segala hal, mengambil keputusan, wawasan, sikap, adab, tutur kata, emosi, dan kawan-kawannya. Setelah kita memutuskan satu kata sifat yang akan menggambarkan diri kita, saat itulah kita harus fokus membangunnya.
  2. Meningkatkan kelebihan pada diri
    Nah, ini adalah poin penting. Sebagian orang merasa tidak memiliki kelebihan kecuali kelebihan berat badan *hahaha, becanda 😀
    Setiap orang memiliki kelebihan, disadari atau belum disadari. Semoga segera menyadari kelebihan masing-masing yang Allah titipkan. Kelebihan ini banyak sekali ragamnya, misalnya jago berniaga, menulis, mendongeng, berbicara, bersyair, bernyanyi dan banyak hal lainnya. Nah, saat kita sudah menyadari apa kelebihan ditambah lagi itu bagian dari passion kita, mari fokus untuk terus berusaha meningkatkan kualitasnya.
  3. Quantity/Repitisi/Latihan
    Nah, sudah teridentifikasi apa kelebihan yang kita miliki? Langkah selanjutnya adalah latihan yang berulang-ulang dengan kuantitas yang banyak. Misalnya, service dari seorang blogger adalah melalui tulisan. Tulisan yang bagus dan berkualitas tidak terlahir begitu saja. Dibalik tulisan yang bagus ada proses yang panjang dalam banyak latihan. Kalau kata dosen matakuliah Komposisi Arab, menulis adalah sebuah keterampilan yang harus diasah dengan latihan. Sense of Writing (biasanya diucapkan dalam bahasa Arab) juga harus dihadirkan dalam sebuah tulisan agar tidak hambar. Yap, kunci utamanya adalah latihan. Tidak hanya menulis, saya pikir apapun keahlian yang kita miliki harus setiap saat dilatih, dilatih, dan terus dilatih.

Begitulah 3 tips atau cara membangun personal brand ala Mbak Atiek Moerino. Jika membicarakan personal brand saya pikir tidak akan terlepas dari keberadaan apa itu yang disebut dengan kepribadian atau personality. Iya kan? Nah, selanjutnya Mbak Ririn memberikan 10 tips bagaimana membangun kepribadian yang baik, khususnya untuk para blogger agar makin ciamik.

  1. Sopan santun itu penting
    Poin yang (sangat) penting ini bisa dilakukan dengan dimulai dengan hal-hal yang sangat sederhana. Contohnya, mudah berkata maaf, permisi, terimakasih. Jika terlambat datang ke sebuah acara, ucapkanlah maaf.
  2. Respect
    Misalnya: datang ke sebuah acara mengajak (beberapa) partner tanpa konfirmasi. Hal ini bisa membuat panitia merasa tidak maksimal dalam persiapan. Jika tidak bisa datang harus ada konfirmasi, bukan dengan tanpa kabar.
  3. Assective
    Berani berkata lugas dengan mengungkapkan pendapat atau pandangan dengan cara yang lebih baik. Misal, sebaiknya begini, sebaiknya begitu, sepertinya itu kurang pas. Pendapat atau saran yang kita susun dalam kalimat yang baik akan mendarat dengan mulus tidak hanya di pikiran tetapi juga di hati yang kita ajak bicara.
  4. Empati
    Simpati yang disertai dengan tindakan atau aksi nyata.
  5. Attentive
    Memiliki perhatian pada orang lain. Biasanya perhatian ini bisa ditunjukkan denganhal-hal yang sederhana. Saling sapa atau dengan memberi kado juga boleh banget. 😀
  6. Ketulusan
    Mengatakan apa pun atau bertindak dengan tulus, di depan mau pun di belakang sama, bukan sekedar basa-basi belaka.
  7. Optimis
    Kalau saya, optimis menjadi seorang blogger adalah optimis bisa berpartisipasi menyediakan konten bacaan yang berkualitas dan bermanfaat di tengah cibiran media ini begini, media itu begitu.
  8. Self-Confident
    Percaya diri ini penting dimiliki seorang blogger agar mudah belajar dan meningkatkan kualitas diri, menjalin dengan banyak komunitas dan bertemu dengan banyak orang/klien.
  9. Hospitality & friendly
    Dengan sebuah keramahtamahan yang kita suguhkan itu akan membuat orang lain nyaman di dekat kita.
  10. Attention to look
    Ini dia, penampilan itu penting meskipun bukan yang utama, karena hal yang utama adalah personality atau kepribadian kita. Penting karena penampilan itu seperti pintu pertama untuk menilai seseorang. Dalam berpenampilan tidak perlu memakai barang-barang mewah atau branded. Kita hanya butuh strategi kecil untuk berpenampilan yang bagus dan enak dipandang. Misalnya, menyesuaikan pakaian yang kita kenakan sesuai dengan acara atau agenda yang akan dihadiri jangan sampai salah kostum :D, padu padan warna dan motif, rapi, dan sesekali wangi bolehlah asal nggak berlebihan. Contohnya, memakai kaos kaki yang bersih, krudung dan baju yang disetrika rapi. Membuat penciuman dan pandangan orang lain nyaman itu juga ibadah lho, meski dengan berpenampilan sederhana, tidak berlebihan, apa adanya ya bukan adanya apa, itu sih masih asal-asalan. Yap, itu semua sudah lebih dari cukup.

Semoga bisa jadi bahan berbenah bagi kita semua, tulisan ini meski kemarin bertajuk untuk blogger tapi bisa banget diterapkan oleh siapa pun yang bukan blogger. Semoga kita para blogger bisa jadi blogger yang nyenengin ya, bukan blogger yang nyebelin…hehehe
Semoga membawa manfaat bagi kita semua yaaa… 🙂

Baju Momeira

Oleh-oleh dari #BloggerHangout dipersembahkan Momeira Apparel

Community Coffee 3

Bersama para blogger keren, sumber foto dari Buncha

Community Coffee 4

Sumber foto dari Buncha

nb: 1. Foto-foto kegiatan menyusul ya, karena selama kegiatan saya sibuk nyatat *bukan pencitraan…hahaha* karena sudah ada fotografer dan videografer. 2. Ulasan tentang Community Coffee Bintaro akan diposting terpisah. ^^

Inspiring Mom: Di Balik Tangan Dingin JeDar Couture

Don’t judge the book by its cover.

Saya pikir, kata bijak tersebut benar adanya dan semakin menyadarkan saya bahwa segala penilaian harus dimulai dengan berbagai macam pendekatan. Salah satu cara pendekatan yang bisa dilakukan adalah membangun komunikasi yang baik. Itu pun juga banyak jalannya, misalnya dengan ngobrol santai atau bahasa kekiniannya ngobrol cantik.

Nah, bertepatan pada peringatan Hari Kartini pada 21 April lalu, saya berkesempatan ngobrol cantik dengan sosok di balik tangan dingin JeDar Couture. Kesempatan tersebut saya dapat dari event BloggerCrony spesial blogger view bertajuk “Inspiring Mom: Look Great Think Smart”. Panasnya Ibukota benar-benar semakin membakar semangat saya untuk berangkat meskipun akan jadi kali pertama serta harus mencari alamat. Alhamdulillah, bukan alamat palsu.*hahaha*

DSC_0007 (1).jpg*dokumentasi pribadi*

Bicara tentang Inspiring Mom tentu saja tidak akan ada habisnya dan tentu saja memiliki standar ukuran masing-masing. Di kesempatan Kartinian kali ini, saya berkesempatan mengikuti acara ngobrol cantik bersama ibu muda yang dari tangannya terlahir sebuah karya bernama JeDar Couture. JeDar Couture bernaung di bawah PT. Buana Lautan Mas Garmindo yang terletak di pusat belanja sejuta umat ibukota bahkan dari luar ibukota.

JeDar Couture adalah sebuah brand clothing line yang dilahirkan oleh Jessica Iskandar. Iya, Jessica Iskandar yang sering terlihat di layar kaca sebagai public figure. Ibu Muda kelahiran tahun 1988 ini memulai karir di dunia modelling dan sebagai bintang layar lebar “Dealova”. Jessica Iskandar atau yang lebih akrab di sapa JeDar yang membangun personal brandingnya di dunia hiburan sebagai sosok yang terlihat tidak begitu cerdas. Namun, setelah ngobrol cantik di acara Blogger Gathering ternyata di luar dugaan. JeDar selain memang benar-benar cantik, bahkan lebih cantik dari pada saat di layar televisi, ia juga seorang sosok yang cerdas dan kuat.

Ibu muda yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Trisakti memulai melebarkan sayap di dunia bisnis di akhir tahun 2015, yang awalnya dirintis bersama-sama dengan Raffi Ahmad. Tidak hanya ajimumpung karena JeDar adalah seorang artis dan public figure, tetapi JeDar memang memiliki darah seni di bidang desain sesuai dengan jurusan yang pernah diambilnya ketika kuliah. Kemampuannya di bidang desain dan kecermatannya menjemput peluang tidak disia-siakan olehnya. Apalagi JeDar telah memiliki putra yang menjadi pusat segala semangatnya.

DSC_0001 (2).jpg*dokumentasi pribadi*

Menjadi single mom, mompreneur sekaligus public figure bukanlah hal yang mudah. Perlu manajemen waktu yang sangat ketat untuk menjalankan semuanya. Perlu mental kuat dan mental pemenang untuk menggerakkannya, itulah yang dimiliki oleh JeDar. Apa sajakah itu?

  • Pandai mengatur waktu. JeDar menjelaskan bahwa mengatur waktu untuk menjangkau semua rutinitas untuk menjalani hari-hari memang melelahkan. Oleh karena itu, JeDar benar-benar membaginya dengan secermat mungkin, terlebih sudah ada El Barrack yang membutuhkannya. JeDar memanfaatkan waktu senggangnya misal saat di perjalanan sambil menikmati kemacetan, ia manfaatkan untuk membalas chat yang masuk pemesanan JeDar Couture. Weekend adalah waktu yang dimanfaat untuk El Barrack, putranya dan JeDar mulai mengurangi shooting sinetron kejar tayang agar bisa tetap membesarkan JeDar Couture dan lebih banyak meluangkan waktu untuk El.
  • Fokus. Dalam menjalankan bisnisnya, JeDar mengatakan bahwa fokus adalah kunci utama. Salah satunya fokus untuk memilih media marketing. Misalnya, JeDar lebih fokus menggunakan Instagram sebagai campaign untuk mengenalkan brandnya.
  • Bangga dan bersyukur menggunakan brand hasil karya sendiri. Sebagai artis dan pusat perhatian, gaya busana JeDar pun tak lepas dari seribu pasang mata yang melihatnya. Style yang terlihat casual namun tetap elegan banyak melahirkan pertanyaan padanya. Dari sanalah, salah satu alasan JeDar Couture dilahirkan. Agar tidak hanya JeDar yang bangga memakai brand karya sendiri tetapi juga masyarakat luas ikut bangga mengenakan clothing karya anak negeri.
  • Ringan tangan dalam berbagi ilmu. JeDar menyadari bahwa segala pencapaian dan kerja kerasnya bisa tercapai dan dijalani dengan mudah juga karena keberadaan teman-teman dan para fans-nya. Di mana pun, dengan siapa pun, ia pun siap berbagi ilmu tentang bisnis clothing line-nyaKarena dengan berbagi itulah sebenarnya JeDar sedang membangun relasi, begitu ungkapnya.
  • Aktif berperan. JeDar melahirkan JeDar Couture tidak sendirian, ada tim yang hebat yang senantiasa mendukung dan membantunya. Namun, ikut aktif di dalamnya adalah hal yang penting. Bukan tidak percaya, namun ada sebuah bahagia ketika ikut aktif di dalamnya dan JeDar mendesain sendiri JeDar Couture. Menuangkan semua kreatifitas dan imajinasi dalam karyanya secara langsung sehingga brand yang ia miliki benar-benar mencerminkan pemiliknya.
  • Memenuhi Hak Anak. Menajdi ibu muda dengan segudang aktifitas, JeDar tidak lantas melupakan hal El Barrack untuk mendapatkan ASI eksklusif. Inspiring Mom ini juga selalu berupaya agar El Barrack lulus ASI hingga 2 tahun. Kebayang kan gimana tantangan yang harus ditaklukkan?

Yap, itulah sosok tangan dingin dibalik JeDar Couture yang hangat, ceria, dan penuh semangat. Lalu, apa sih JeDar Couture itu?

DSC_0010.jpg*dokumentasi pribadi: Koleksi JeDar Couture*

JeDar Couture adalah sebuah brand fashion yang dirintis oleh Jessica Iskandar. Koleksi JeDar Couture terdiri atas T-shirt, jogger, pants, denim, dress, juga jumpsuit. Nyot Nyot adalah sebuah nama celana denim strict yang ringan dan elegan. Celana Nyot Nyot ini salah satu produk yang paling hits, lhooo. Bahannya lembut dan bagus. Tidak hanya celana, JeDar juga mengeluarkan aneka T-shirt yang bahannya sangat lembut dan menyerap keringat, nyaman dipakai dan cocok dikenakan di negara tropis seperti Indonesia yang mendapat cahaya matahari terus-menerus. Modelnya juga kekinian, bisa dipakai oleh kalangan remaja, wanita dewasa, bahkan ibu-ibu sekalipun tetapi tetap up to date dan memancarkan semangat jiwa muda.

Harga JeDar Couture antara Rp 149.000 hingga Rp 700.000. Ada harga ada rupa ya :D. Tenang, kualitas dijamin bahkan JeDar yang memilih, menentukan, dan mengawasinya secara langsung. Di waktu-waktu tertentu juga tersedia diskon yang menggoda iman, jadi sering-seringlah stalking ke instagramnya @jedar_superbintangid.

Produk brand JeDar Couture juga mudah didapatkan kok, bisa pemesanan langsung via LINE, Instagram, blibli.com, Lazada, dan Zalora. Bisa juga didapatkan di offline market, yaitu di Ramayana dan Lotus.

Bulan ini rasa-rasanya saya sedang dididik oleh Tuhan lewat beragam cara dengan beragam hikmah tentang hidup. Salah satunya yang dikatakan JeDar adalah jangan pernah merasa lelah, terus berjuang memberikan yang terbaik karena kebaikan yang kita lakukan tidak hanya untuk kita melainkan untuk orang lain. Selain itu, saya juga belajar tentang penilaian bahwa jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan dalam menilai seseorang. Semoga semangat JeDar sebagai seorang ibu dan mompreneur menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk tidak mudah menyerah dan terus semangat menciptakan kebaikan-kebaikan. ^^

FB_IMG_1461240685907
*sumber foto: kiriman*

Screenshot_2016-05-04-22-28-13.png
*sumber: Instagram @jedar_superbintangid*

 

BloggerCrony Meets Up: ‘Branding You and Your Blog’ Bersama Dya Loretta & Forum Liputan6 SCTV

Pertama-tama, saya ingin mengheningkan cipta terlebih dahulu untuk sejenak bersyukur atas kesempatan yang saya terima melalui Blogger Crony Community. Kedua, mau sungkem dulu ke Mbak Wawa biar jadi anak yang berbakti *hehe* dan mengucap salam pada Mas Satto Raji karena ‘melirik’ saya hingga saya bisa punya kesempatan ‘main’ ke SCTV Tower.

DSC_0001 (1)*Dokumentasi Pribadi*

Di penghujung minggu kedua di bulan April ini, saya mendapat kesempatan untuk belajar tentang personal branding khususnya blog dengan judul ‘Branding You and Your Blog’ bersama Dya Loretta –Dosen Komunikasi dan Marketing Communication Expert di 5 universitas- & Forum Liputan6. Workshop hari ini adalah salah satu agenda program Capacity Building BloggerCrony untuk D’Cronys menambah softskill. 

DSC_0003*Dokumentasi Pribadi*

Blogger meets up dalam workshop ‘Branding You and Your Blog’ diselenggarakan di News Meeting Room lantai 14 SCTV Tower Senayan City. It was a great chance to me, betapa tidak, kapan lagi bisa masuk kantor SCTV dengan keamanan yang super oke *hahaha*. Acara di buka dari Forum Liputan6 SCTV tentang beberapa program Forum Liputan6 termasuk menjelaskan tema lomba Liputan6 tentang Kartini (Kekinian) serta sambutan hangat untuk para peserta.

DSC_0013*Dokumentasi Pribadi*

Sesi selanjutnya materi personal branding disampaikan oleh Mbak Dya Loretta yang diawali dengan sebuah kisah inspiratif seorang gadis cilik yang akrab disapa Icha, dia adalah salah satu gadis cilik yang sukses membangun personal branding di usia 7 tahun, usia yang masih sangat muda. Mbak Dya Loretta menurut saya sangatlah bagus menyampaikan setiap poin materi sehingga saya khususnya sebagai salah satu peserta mampu menyerap dengan baik sambil flashback kejadian atau peristiwa yang pernah saya lalui, lihat, ataupun saya dengar yang memiliki kemiripan atau sama persis dengan apa yang disampaikan MbaDya Loretta.

DSC_0011*Dokumentasi Pribadi*

Suksesnya membangun personal branding akan sangat berpengaruh kepada blog yang sudah kita bangun. Ketika kita semakin memahami konsep diri kita maka akan semakin puas dan merasa nyaman dengan diri kita di mana kita akan menemukan ciri khas dari diri kita yang akan jadi kekuatan kita dalam rangka self promotion jika kita sebagai blogger maupun sebagai entrepreneur. Ada beberapa elemen personal brand identity yaitu, attribute, personality, value and benefit, uniqueness, outlook, dan consistence. Personal Branding berangkat dari soul (jiwa) yang ada dalam diri.

DSC_0014*Dokumentasi Pribadi*

Setelah kita mampu mengenali siapa diri kita dan mampu membangun sebuah personal branding, maka tahap selanjutnya adalah menentukan elemen media sebagai media komunikasi yang akan mendukung kita. Mbak Dya Loretta membaginya dalam 5 hal yaitu, lingkungan, makna, simbol, proses, dan sosial.

DSC_0009*Dokumentasi Pribadi*

Sekarang ini, saya benar-benar mengakui bahwa dunia media digital sangatlah mengalami kemajuan bahkan hampir-hampir tak terbentung. Kemajuan itulah yang seharusnya kita mampu menangkap peluang untuk dimanfaatkan sebagai media online kita memperkenalkan diri kita. Beberapa media digital yang familiar telah kita kenal, seperti Facebook, Twitter, Periscope, Linkedin, Instagram, blog dengan berbagai platform, dan kawan-kawannya. Semua media online itu bisa kita jadikan sebagai media promosi yang menampilkan image tentang diri kita.

DSC_0012*Dokumentasi Pribadi*

DSC_0016*Dokumentasi Pribadi*

Lalu, apa tahap selanjutnya? Tahap selanjutnya adalah memahami dan menentukan target pembaca. Misalnya, beauty blogger memberikan tips make up dan review produk kecantikan dengan target pembaca usia 18-25, make up untuk ke kantor, make up untuk hang out, dan seterusnya.

Setelah semua dilakukan, hal yang paling terakhir adalah harus konsistensi dan fokus. Fokus meningkatkan branding yang sudah dibangun di media sosial yang kita gunakan serta konsisten mengunggah tulisan kita sebagai komitmen dari sebuah konsistensi.

DSC_0019*Dokumentasi Pribadi*

Daaaan, you can say proudly, “Yes, it’s me!”

DSC_0017*Dokumentasi Pribadi*

Nah, tibalah saatnya saya cuap-cuap tentang workshop yang telah menyalakan semangat saya untuk terus bisa meng-upgrade kualitas diri saya di dunia per-blogging-an, konsisten, dan fokus. Poin-poin yang susah-susah gampang.

Saya teringat bahwa ‘rumah’ aksara saya ini telah saya bangun sejak April 2008. Yap, telah berusia satu windu. Namun, usia dan kualitas yang saya hasilkan belumlah sebanding. Dari workshop “Branding You and Your Blog” akhirnya saya mensyukuri bahwa saya memiliki ilmu dan pengalaman sebagai bekal ‘mau dibawa ke mana blog ini’ *sambil dinyanyiin* Saya pun seharusnya sudah harus memulai untuk mengurangi segala macam pembenaran yang membuat saya menunda untuk menulis. Sayang banget kan, ilmu ada, para coaches yang hebat ada, dan teman-teman yang saling menularkan semangat ‘ayo menulis’ pun ada. Selain tentang menulis, pengalaman hari ini telah membawa saya ‘melihat’ Jakarta melalui passion sekaligus sama bisa belajar tentang public speaking dari Mbak Dya Loretta dan seni berkomunikasi dengan teman-teman yang baru saya temui. Ah, this happiness is unspoken conclusion.

Daaaan, terimakasih BloggerCrony Community ^^

13006734_1128087470566669_7245607578012198827_n*Foto dari Fatiha Fathan Fara*