Percaya Saja


“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu erat”, kata Arai.

Saya percaya dengan mimpi, karena mimpi adalah rencana paling sederhana yang kita punya. Terwujud atau tidaknya sebuah mimpi terletak pada kekuatan tekad kita untuk merealisasikannya atau hanya akan membiarkannya menjadi setumpuk koleksi angan-angan saja, tentunya tak lepas dari kemurahan Tuhan.

Asykuru syukran ‘ala ihsaasiKa annabiil syukran jaziilan. Terimakasih telah mewujudkan mimpi-mimpi kecilku Rabbi ^o^

Dan diantara mimpi-mimpiku selanjutnya adalah memiliki bayi harimau 😀