bukan awan hanya senyuman


Kau bukan awan yang mampu menaungiku ketika aku kepanasan

Kau bukan awan yang mampu menghadirkan rembulan saat aku kegelapan

Kau bukan awan yang mampu melindungiku saat peluh langit berguguran

Kau bukan awan yang kuasa menaklukkan kehidupan

Karena awan terlalu rapuh,

Dia selalu ada tetapi dia lemah,

Dia mudah pecah,

Dia mudah terbelah

Tak mengharapkanmu menjadi awan

Karena cukup bagiku, kau menjadi senyuman

Tak perlu banyak alasan karena telah kumiliki segalanya jika senyuman telah tergenggam

Tabur bintang kilau senyuman

Karena Senyuman Yang Membuatku Berkecukupan

MEC, 29 Mei 2009

Dimanapun, awan akan terlihat selalu indah–MEC, perpus selasar selatan, perpustakaan, plasa lt 2, C201, G. A210, R. Dosen selasar utara, G. F301, G. F303, Learning Plaza, jembatan budaya–

Inspirasi:
Awan-
“Ayo bergerak! Saat spt ni jgn gunain filosofi awanmu, Ka!”-
“Senyumanmu”__Letto-

Advertisements